• Nasional

Serangan Armenia Ke Azerbaijan Tewaskan Sedikitnya 21 Orang

Asrul | Kamis, 29/10/2020 20:07 WIB
Serangan Armenia Ke Azerbaijan Tewaskan Sedikitnya 21 Orang serangan tentara Armenia terhadap warga sipil Azerbaijan

ANKARA, beritakaltara.com - Sedikitnya 21 warga sipil tewas dan hampir 70 lainnya terluka dalam serangan rudal oleh pasukan Armenia di pusat kota Barda, Azerbaijan, kata otoritas setempat pada Rabu.

Bom cluster, yang dilarang oleh hukum internasional, ditembakkan sekitar pukul 13.00 waktu setempat dan menghantam daerah padat penduduk dan pertokoan di Barda, ungkap Kantor Jaksa Agung Azerbaijan dalam sebuah pernyataan.

Infrastruktur sipil dan kendaraan di kota juga rusak parah, tambah pernyataan mereka.

Serangan Armenia pada Selasa juga menewaskan sedikitnya lima warga sipil dan melukai 10 lainnya.

"Setelah serangan rudal ke Tartar, militer Armenia menembakkan roket ke Barda. Armenia harus mengakhiri pendudukan militer dan kejahatan perang," kata Hikmet Hajiyev, penasehat presiden Azerbaijan. dilansir dari Anadolu.

Dia juga mengatakan bahwa Armenia sekali lagi menggunakan rudal Smerch Rusia yang menimbulkan korban sipil.

"Kejahatan Perang Armenia yang disengaja seperti itu sangat menyedihkan," kata Hajiyev.

Menyebut serangan itu sebagai "tindakan genosida oleh Armenia terhadap kota Barda", Hajiyev mengatakan semua orang yang menjadi sasaran di daerah itu adalah "warga sipil yang tidak bersalah”.

Otoritas Azerbaijan mendesak Human Rights Watch dan Amnesty International untuk bertindak atas kejahatan Armenia terhadap warga sipil.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengatakan militer Armenia, yang sering melanggar rezim gencatan senjata kemanusiaan, telah menghantam kota Barda dengan Smerch [Sistem Roket Peluncuran Ganda].

Sejak bentrokan meletus pada 27 September, Armenia berulang kali menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan, bahkan melanggar tiga gencatan senjata kemanusiaan sejak 10 Oktober.

FOLLOW US